Mungkin foto diatas terlihat biasa saja jika kita pandang sekilas, akan tetapi jika anda masuk ke 360vr.com, anda akan mendapatkan pengalaman lain dari hanya melihat foto 2d diatas. Disitus tersebut, mereka mengambil foto dari semua sudut pandang dari kokpit pesawat ulang alik tersebut sehingga tercipta foto yang mempunyai daya jelajah lebih dalam (360 derajat) dari penglihatan kita sendiri, ini hampir sama seperti kita melihat kokpit tersebut secara langsung.

Foto diatas merupakan Kokpit astronot dari pesawat ulang aling, Discovery yang dalam tahap persiapan untuk mengorbit.

360vr.com  tidak hanya foto diatas yang ditampilkan, melainkan banyak foto-foto yang telah di ubah menjadi gambar 360 derajat seperti suasana natal di salah satu tempat di Bangkok dan banyak lagi. Bagaimana menurut kalian tentang foto diatas ?? ditunggu komentarnya ya :)

Banyak Astronot yang pernah pergi ke luar angkasa berbicara tentang bau yang luar biasa aneh dari luar angkasa. Lalu seperti apakah bau aroma ruang angkasa, disadur dari lifelittlemysteries.com kami berikan jawabannya untuk para pembaca sekalian.

Para astronot sebenarnya tidak dapat mencium bau ruang angkasa pada saat mengawang di ruang hampa udara tersebut karena mereka memakai baju astronot yang notabene terbuat dari plastik. Akan tetapi setelah melepas helm mereka di stasiun ruang angkasa mereka menemukan bau khas yang menyengat datang dari baju astronot mereka yang mereka yakini adalah bau dari luar angkasa.

Jika dicium lebih dekat seperti partikel terkecil atom oksigen, yang sangat menyengat seperti aroma steak daging, logam panas, dan asap las. Steven Pearce, seorang ahli kimiawi sewaan NASA menyatakan aroma ruang angkasa berbau seperti metalik dikarenakan mungkin berasal dari energi yang tinggi dari tabrakan ion-ion udara saat di stasiun luar angkasa dan bekas ion dari luar angkasa sendiri. "Aroma ini belum pernah saya hirup dan cium sebelumnya dan hal ini merupakan pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan," kata seorang astronot NASA, Kevin Ford.

Akan tetapi dengan tajamnya aroma bau ruang angkasa para astronot merasa tidak terganggu dengan bau tersebut. Seorang astronot yang bernama Don Pettit mengatakan dalam blognya, "sangat sulit menjelaskan bagaimana bau ruang angkasa itu sebenarnya, yang jelas seseorang yang merasakannya akan dapat mengingatnya seperti merasakan bau ayam panggang dari oven." "Penjelasan terbaik dari bau ini adalah seperti sensasi bau metalik yang manis. Hal ini mengingatkan saya pada saat liburan sekolah saya yang mana saya bekerja di salah satu bengkel alat berat untuk pemotong kayu. Bau las asap yang manis itu mengingatkan saya dengan ruang angkasa," ceritanya singkat.

Sedangkan bau ruangan stasiun ruang angkasa tidak terlalu menarik. Pettit yang baru pulang dari misi enam bulannya di NASA mengatakan, "Stasiun ruang angkasa berbau seperti setengah laboraturium dan setengah seperti toko mesin, dan ketika anda memasak sesuatu di ruangan stasiun tersebut, aroma dari makanan tersebut akan tercium diseluruh penjuru ruangan."Imbuhnya.

Ikuti Good Paste Information di facebook dan twitter. :)

Mungkin bagi anda yang mempunyai rencana untuk berwisata, salah satu paket wisata ini akan mengajak anda kesatelit bumi alami yaitu Bulan. Mungkin bulan adalah tempat wisata terbaik jika anda adalah orang super kaya dan sudah mengunjungi seluruh isi bumi :) . Untuk harganya cukup bermodalkan 1,5 triliyun rupiah saja dan anda akan mendapatkan pengalaman pertama anda pergi ke bulan dan luar angkasa tanpa harus menjadi antariksa terlebih dahulu.

Paket wisata itu diselenggarakan oleh perusahaan penerbangan asal Inggris, Excalibur Almaz. Akan tetapi, jika anda sudah berkeinginan untuk berwisata kebulan harap bersabar beberapa tahun lagi, karena paket wisata dari perusahaan tersebut masih dalam tahap proses final dan jika berhasil akan dibuka secara umum pada 2015 nanti.



Menurut mereka, ekspedisi atau wisata kebulan akan lebih menarik dari pada wisata kemanapun di bumi, ujar pemilik perusahaan tersebut, Art Dula. Pihak kerdirgantaraan Inggris meramalkan bahwa nantinya wisata keluar angkasa merupakan industri penghasil omset terbesar dan di prediksi nantinya pada tahun 2015 mendatang sudah ada 30 penerbangan wisata kebulan. Berminat ??
Large Synoptic Survey Telesceop (LLST) yang membuat kamera digital terbesar didunia, baik dalam hal ukuran fisik dan kapasitas-giga, baru saja memenangkan persetujuan awal dari Departemen Energi AS, untuk mendanai proyek pembuatannya. Kamera yang depergunakan untuk menjadi Teleskop Survei Sinoptik terbesar ini sekarang akan melanjutkan ke teknik rinci dan fase desain, langkah awal menuju pembuatannya dalam dua tahun dari sekarang.

Kamera Terbesar di Dunia
Enormous Giga Cam adalah kamera digital Terbesar didunia yang memiliki 189 sensor, memberikan  lebih dari 3 gigapixel per-sekali pengambilan gambar. Gambar seseorang di sebelah kamera menunjukkan ilustrasi seberapa besar kamera ini.

Dari tempatnya bertengger di daerah Andes Chili, disitus resminya, LSST akan membuat survei terhadap seluruh langit setiap tiga malam, dengan 800.000 megapiksel per gambar dapat mengumpulkan 30 terabyte data setiap malam. Kamera yang digunakan ini adalah kamera rakasa seberat 3 ton, mampu menangkap gambar suatu daerah 49 kali ukuran bulan dalam satu gambar. Lebih jelasnya, sebegitu lebarnya sehingga dapat menangkap gambar apapun dari asteroid di dekat Bumi.

Survey terakhir yang dilakukan oleh lembaga survei decadal, prioritas pembangunan teknologi astronomi di Amerika adalah kamera dari LSST ini, dengan kamera ini astronom yakin dapat mengambil lebih banyak rincian dari hanya sekedar teleskop bintang biasa dan akan melihat fenomena baru tidak lama lagi. Kamera ini diyakini dapat mengambil gambar dalam lima atau lebih gelombang spektrum cahaya, dari 400nm hingga 1060nm (inframerahpun akan terlihat dengan kamera ini).

Sekarang kamera ini telah melalui tahap pertama dalam pembuatannya. Proyek pembuatan kamera ini telah dimulai dalam tahap desain dan pengembangan teknis, menyusul anggaran dari pemerintah Amerika telah desetujui. Dengan pemerintah Amerika dan National Science Foundation yang membiayai seluruh proyek pembuatan kamera ini, Teleskop ini seharusnya mulai dibangun pada tahun 2014.